Penyakit Jaringan Penghubung Tercampur

Pengertian Jaringan Penghubung Tercampur

Penyakit Jaringan Penghubung Tercampur (Mixed Connective Tissue Disease (MCTD) sebagian besar menyerang pada kaum wanitadengan penyebab yang tidak diketahui, tetapi yang muncul menjadi gangguan autoimun. Penyakit ini bisa didefenisikan sebagai istilah penyakit untuk menggambarkan kumpulan pada gejala-gejala serupa pada systemic lupus erythematosus, scleroderma, polymyositis, dan dermatomyositis.

Gejala Jaringan Penghubung Tercampur

Gejala-gejala khas adalah fenomena raynaud (dimana jari tiba-tiba menjadi sangat kaku atau gatal atau menjadi mati rasa dalam reaksi terhadap dingin atau emosi mengganggu, peradangan persendian (arthritis), tangan bengkak, otot lemah, kesulitan dalam menelan, jantung seperti terbakar, dan nafas pendek. Tangan sering bengkak dimana jari tampak seperti sosis. Ruam keungu-unguan berbentuk kupu-kupu pada pipi dan batang hidung, bercak merah pada sendi engsel, warna violet pada kelopak mata, dan pembuluh seperti laba-laba merah pada wajah dan tangan semuanya bisa timbul. Perubahan kulit serupa pada scleroderma juga bisa terjadi.

Diagnosa Jaringan Penghubung Tercampur

Dokter menduga penyakit jaringan penghubung tercampur ketika beberapa gejala dari lupus, scleroderma, polymyositis, atau rheumatoid arthritis saling tumpang tindih.
Pemeriksaan darah dilakukan untuk mendeteksi antibodi terhadap tribonucleoprotein, yang terdapat di hampir semua orang yang mengalami penyakit jaringan penghubung tercampur. Antibodi berkadar tinggi tanpa antibodi lain yang terdapat pada lupus adalah alasan khusus untuk penyakit jaringan penghubung tercampur.

Cara Mengobati Jaringan Penghubung Tercampur

Pengobatan terhadap penyakit ini serupa dengan lupus. Kortikosteroid biasanya efektif, khususnya ketika penyakit tersebut segera didiagnosa. Kasus ringan bisa diobati dengan aspirin atau obat-obatan anti-peradangan nonsteroidal lain (NSAIDs), quinacrine atau obat-obatan serupa, atau kortikosteroid dalam jumlah sangat rendah.

Baca Juga:

Leave a Reply